Sabtu, 03 Maret 2012

Ma Vie

20 tahun yang lalu, lahirlah seorang bayi perempuan. Seorang anak yang di nanti - nanti oleh pasangan suami istri yang 2 kali mereka kehilangan anak mereka. Segudang harapan tersirat di wajah. Bayi perempuan itu di beri nama Lisya Romafiri dengan harapan dengan hadirnya anak di tengah-tengah keluarga dapat menggobati luka untuk hari - hari mereka setelah mereka kehilangan 2 orang anak mereka sebelumnya. Namun, harapan tidaklah sesuai dengan harapan mereka, bayi mungil ini tak sehat yang mereka harapkan. Semua orang mungkin mengira bayi yang mempunyai badan yang begitu gemuk ini, sehat seperti bayi semestinya, namun kenyataan berkata lain, dia selalu sakit - sakitan. Bukan itu saja, bayi normal pada umumnya yang bisa berjalan di usia mereka 1 tahun, namun tidak dengan gadis kecil ini, umur 2 tahun pun dia belum bisa berjalan, jangankan berjalan merangkak pun dia tidak bisa. Berbagai upaya mereka lakukan untuk bisa mengajarkan gadis kecil ini, pengobatan alternatif mau pun medis hanya untuk agar putri mereka dapat berjalan seperti anak berumur 2 tahun umumnya. Dengan usaha, doa dan upaya untuk anak tercinta akhirnya gadis cilik ini dapat juga berjalan. Bukan itu saja, gadis cilik ini juga tidak bisa berbicara dengan benar, omonganya tidak jelas, susah untuk dimengerti, berkat usaha dan doa untuk anak tercinta, setelah berumur 5 tahun gadis cilik ini dapat berbicara dengan begitu cerewetnya.

Mendengar cerita hidup masa kecilku dari ibuku dan ayahku. Aku tau betapa sulitnya mereka merawat seorang anak yang serba lambat seperti aku. Disaat mereka melihat anak yang semuran dengan aku dulu bisa berjalan dengan lincah dan berbica dengan cerewetnya, namun tidak denganku, pasti itu sangat membuat hati mereka terluka.

Mamauku tercinta, papaku tercinta, pengorbananmu untuk merawatku begitu besar, namun aku belum bisa membalas semua yang telah kalian berikan kepadaku. Tak pernah kalian menuntut apa-apa dariku. Papa dan mama selalu bilang "asal anak kami bahagia kami pasti juga akan bahagia, ini sudah kewajiban kami sebagai orang tua, jangan pernah menyimpang dari ajaran agama anakku karena di akhirat nanti papa pasti akan diminta pertanggungjawabannya"

Aku akan selalu mengingat apapun pesan dari kalian, aku berjanji akan membuat kalian terus tesenyum.

I LOVE MOM n' DAD

Je t'adore,,,,,,

0 komentar:

Posting Komentar