"Seindah perhiasan dunia adalah wanita sholehah"
Kata sederhana yang mempunyai makna yang biasa. Seperti apakah wanita sholehah itu?
Saat ini, begitu banyak wanita yang mementingkan kehidupan dunia dan mengeyampingkan kehidupan akhirat. Berlomba-lomba berpenampilan seperti 'barbie', yang konon katanya dalam budaya pop 'wanita cantik itu adalah seperti barbie' sehingga berlomba-lomba untuk mempercantik diri dengan berbagai cara. Rela berjam-jam mengahabiskan waktu untuk merawat diri di salon kecantikan. Rela berjam-jam keliling mall memilih baju dan asesoris yang sedang update. Rela menghabiskan uang untuk membeli barang dan produk untuk mempercantik diri.
Lalu, untuk apa semua itu? Katanya wanita harus seperti itu, wanita harus menjaga dirinya agar tetap cantik. Pertanyaan selanjutnya, untuk siapa? Jawaban umum, minimal untuk diri sendiri, kalau wanita tidak merawa diri tidak ada lelaki yang mendekati, untung-untung mendapatkan lelaki kaya.
Astafirullah....
Pikiran yang sangat dangkal bukan?
Tentu banyak wanita yang tidak setuju dengan pernyataan itu. Liat saja, para wanita sukses mereka menjaga penampilan meraka, rajin merawat diri, memakai pakaian yang bagus serta asesoris yang cocok. Pendidikannya bagus, kariernya bagus, penampilannya bagus.
Benar, mereka wanita pintar dan juga sukses. Tapi mereka lupa, kehidupan ini tidak hanya di dunia saja.
Coba pikir! Hampir kebanyakan wanita menghabiskan waktunya untuk kehidupan dunia, ke salon, ke mall, membeli barang-barang untuk mempercantik diri. Tapi relakan mereka menghabiskan waktunya untuk mengumpulkan amal untuk kehidupan akhirat? Kebanyakan mereka menjawab, nanti saja kalau sudah tua, sekarang nikmati dulu masa muda.
Pernahkan mereka berpikir bagaimana jika mereka besok dipangggil oleh Allah SWT?
Manset kebanyak manusia itu mati itu kalau sudah berumur 60 tahun-an atau orang yang sakit. Meraka terlena dengan kehidpan dunia lupa akan semua yang terjadi di dunia ini telah dtentukan oleh Allah SWT.
Bahkan tidak sedikit seorang wanita muslim yang menghina penampilan wanita lainnya berpakaian sesuai yang diatur oleh Alquran. Sok alim lah katanya. Kurang gaul lah katanya. Atau bahkan ada yang berkata jilbabi hatinya dulu baru nanti jilbabi diri.
Jibab itu adalah kewajiban setiap muslimah, terdapat dalam firman Allah
"Hai anak Adam, Sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian utk menutup auratmu & pakaian indah utk perhiasan. & pakaian takwa itulah yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebahagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, Mudah-mudahan mereka selalu ingat.” (QS. Al-A’raaf: 26)
“Hai Nabi, Katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu & isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah utk dikenal, karena itu mereka tak di ganggu. & Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Ahzab: 59)
Sangat jelas, Allah memerinkahkan seorang wanita muslim harus menutup aurat dan mengulurkan jilbabnya keseluruh tubuh. Tapi sayang kebanyakan dari meraka tidak mengamalkan Alquran. Astagfirullah.....
Sadarlah, dunia ini hanya kehidupan sementara, akhiratlah tujuan sebenarnya.
Menggunakan jilbab dan hijab itu bukanlah suatu hambatan untuk seorang wanita tapi justru pelindung untuk diri. Jadilah seorang muslim sejadi sesuai dengan yang diajarkan alquran dan hadist, InysaAllah kau akan mendapatkan kehidupan dunia dan akhirat.
Menggunakan jilbab dan hijab itu bukanlah suatu hambatan untuk seorang wanita tapi justru pelindung untuk diri. Jadilah seorang muslim sejadi sesuai dengan yang diajarkan alquran dan hadist, InysaAllah kau akan mendapatkan kehidupan dunia dan akhirat.



0 komentar:
Posting Komentar